Scale kalsium sulfat (CaSO?) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya formation damage pada reservoir minyak dan gas karena dapat menyumbat pori- pori batuan serta menurunkan permeabilitas dan produktivitas sumur. Salah satu metode stimulasi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah matrix acidizing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh larutan HCl dan ca…
Pembentukan scale kalsium karbonat (CaCO?) merupakan salah satu permasalahan pada sistem produksi minyak dan gas bumi yang dapat menyebabkan penyumbatan peralatan produksi sehingga menurunkan efisiensi operasional. Salah satu upaya pengendaliannya adalah menggunakan scale inhibitor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Asam Oksalat (Oxalic Acid) sebagai scale inhibitor dalam …
Penurunan laju produksi minyak menjadi tantangan untuk dilakukan optimasi produksi minyak. Penurunan laju produksi pada sumur X terjadi akibat adanya penyumbatan disekitar lubang perforasi sumur. Hal ini perlu dilakukan optimasi produksi untuk mendapatkan perolehan minyak yang lebih baik dari sebelumnya. Oleh sebab itu, treatment yang cocok pada permasalahan tersebut adalah matrix acidizing.Sis…
Matrix acidizing merupakan salah satu metode stimulasi sumur yang bertujuan memperbaiki permeabilitas formasi dan meningkatkan laju produksi minyak, khususnya pada reservoir karbonat dengan nilai skin positif. Penelitian ini dilakukan pada sumur X yang memiliki permeabilitas rendah sehingga memerlukan perlakuan stimulasi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak CMG dengan memvariasikan j…
Well A-1 merupakan sumur yang terletak di teluk persia dengan kondisi batuan tight carbonate yag mengalami penurunan tekanan sehingga memerlukan stimulasi. Reservoir ini juga juga dipengaruhi mekanisme water drive dengan oil water contact relatif dekat, sehingga pertumbuhan panjang rekahan perlu dikendalikan agar rekahan tidak mencapai oil water contact yang berisiko memicu water breaktrough da…
Formasi karbonat ketat pada Sumur X Lapangan Z memiliki permeabilitas rendah (2,5 mD) dan porositas 14–18,6% sehingga aliran fluida ke sumur terhambat dan memerlukan stimulasi untuk meningkatkan produktivitas.Penelitian ini menganalisis pengaruh laju injeksi dan konsentrasi asam terhadap keberhasilan acid fracturing, khususnya terhadap panjang rekahan dan konduktivitas hasil etching.Model awa…
Standar API RP19C merupakan spesifikasi dan prosedur pengujian standar yang digunakan untuk mengevaluasi proppant dalam operasi hydraulic fracturing. Proppant sendiri digunakan untuk merangsang fraktur hidrolik berfungsi sebagai baji sehingga fraktur yang telah terbentuk tidak menutup kembali. Dari hasil uji properti menggunakan 3 sampel pasir, yaitu Pasir Silika Rupat, Sand Coated Resin 5%, 8%…
Standar API RP19C merupakan spesifikasi dan prosedur pengujian standar yang digunakan untuk mengevaluasi proppant dalam operasi hydraulic fracturing. Proppant sendiri digunakan untuk merangsang fraktur hidrolik berfungsi sebagai baji sehingga fraktur yang telah terbentuk tidak menutup kembali. Dari hasil uji properti menggunakan 3 sampel pasir, yaitu Pasir Silika Rupat, Sand Coated Resin 5%, 8%…
Sumur X merupakan tight carbonate reservoir yang memiliki kemampuan alir alami yang rendah akibat permeabilitas sangat kecil (4 mD) dan porositas sekitar 6,5%, sehingga laju produksi awal belum optimal. Peningkatan produktivitas perlu dicapai tanpa memicu pertumbuhan rekahan yang berlebihan. Kondisi tersebut mendorong perlunya stimulasi rekahan untuk memperbesar area alir dan memperbaiki konduk…
Reservoir karbonat ketat umumnya memiliki permeabilitas rendah sehingga kemampuan alir fluida menuju sumur terbatas dan produktivitas sumur menurun tanpa stimulasi. Penelitian ini bertujuan mendesain kombinasi hydraulic-acid fracturing untuk mengoptimalkan geometri rekahan dan meningkatkan konduktivitas rekahan, serta mengevaluasi kinerjanya terhadap acid fracturing sebagai base case pada sumur…