Penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri diatur dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Permasalahan ini timbul dari kesenjangan antara norma rehabilitasi bagi penyalahguna sebagaimana Pasal 54, Pasal 127 ayat (3) UU Narkotika, dan SEMA Nomor 4 Tahun 2010 dengan praktik pidana penjara di pengadilan. Penelitian ini menganalisis proses pe…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, dan habit terhadap keputusan pembelian tiket pesawat melalui niat perilaku (behavioral intention) pada pengguna aplikasi Traveloka di Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifi…
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR PADA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT ABSTRAK NADIA PRATIWI 197310140 penanganan dan pembinaan pada anak terlantar yang ada pada Kabupaten Lima Puluh Kota ini di limpahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, dapat dilihat bahwa masalah tersebut bukan hal yang mudah. Masalah yang dihadapi Dinas Sosial terkait dengan…
Remaja yang terlibat dalam penggunaan narkoba disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu Gambaran pola asuh orang tua dipusat rehabilitasi solid dan gemuni di Pekanbaru. Teknik sampling yang digunakan Teknik incidental sampling. Penelitian ini melibatkan 50 orang pengguna narkoba. Penelitian dilakukan di tempat rehabilit…
Masalah penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan sosial yang kompleks di Indonesia. Salah satu upaya penanganan yang dilakukan pemerintah adalah melalui program rehabilitasi bagi pecandu agar dapat pulih dan kembali menjalankan fungsi sosialnya, sehingga diperlukan model pelayanan rehabilitasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pelayanan rehabili…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi program rehabilitasi mental dan kesehatan mental peserta didik serta layanan kesehatan mental di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi kepustakaan mengenai teori dan praktik terbaik dalam rehabilitasi mental serta pengumpulan data sekunder dari laporan dan doku…
Studi ini menyelidiki bagaimana program rehabilitasi yang ditawarkan kepada korban penyalahgunaan narkoba di Yayasan Generasi Muda Bernilai (Gemuni) di Pekanbaru dilaksanakan. dengan berkonsentrasi pada metode-metode yang digunakan, masalah yang dihadapi, dan cara mengatasi kesulitan pada saat menjalankan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika. Program rehabilitasi narkotika adalah u…
Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan sosial yang berdampak luas dan memerlukan penanganan terpadu melalui program rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi dalam pelaksanaan program rehabilitasi narkotika bagi pecandu untuk mendukung proses reintegrasi sosial, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi…
beradaptasi, dan membangun kembali fungsi kehidupan setelah mengalami masa penggunaan zat. Proses ini tidak hanya berkaitan dengan kekuatan pribadi, tetapi juga hasil dari pengalaman emosional, relasi sosial, serta dinamika lingkungan yang mengiringi perjalanan pemulihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan faktor-faktor yang mendukung terbentuknya resiliensi pada mantan pecandu NA…
Selama tahun 2015, Badan Narkotika Nasional hanya melakukan rehabilitasi terhadap 18 ribu pecandu narkotika dari jumlah total 4.5 Juta. Padahal di satu sisi, semangat untuk tidak melulu memenjarakan pelaku penyalahgunaan narkoba melainkan melakukan rehabilitasi telah muncul dalam sistem hukum Indonesia. Akan tetapi, kondisi pelaksanaan penegakan hukum masih berorientasi pada pidana penjara saja…