Lumpur pemboran merupakan salah satu parameter penting pada operasi pemboran dan harus di design sesuai dengan kondisi sumur dan standar API agar proses pemboran tidak mengalami kegagalan. Beberapa additive seperti karbon aktif ditambahkan ke dalam lumpur pemboran untuk mengatasi filtration loss karena karbon aktif memliki kontrol yang baik untuk filtration loss dan rheology lumpur pemboran. Li…
Air formasi yang telah diproduksi bersamaan dengan minyak dan gas harus diolah terlebih dahulu sebelum diinjeksikan kembali kedalam reservoar, di mana air formasi tersebut masih mengandung bermacam-macam senyawa ion yang dapat mempengaruhi proses produksi, salah satu cara untuk mengolah air formasi yaitu dengan membuat karbon aktif dari pelepah aren, karena diyakini bahwa karbon aktif tersebut …
Air formasi yang ikut terproduksi dari dalam reservoir saat produksi migas berlangsung, sebaiknya diolah terlebih dahulu sebelum diinjeksikan kembali kedalam reservoir. Apabila air formasi yang terproduksi tidak diolah terlebih dahulu sebelum diinjeksikan kedalam sumur injeksi maka akan menyebabkan permasalahan pada sumur injeksi salah satunya dapat menyebabkan terbentuknya korosi dan scale, ka…
Pada saat produksi minyak, biasanya akan terproduksi juga gas dan air. Air yang terproduksi dapat digunakan untuk melakukan injeksi pada sumur. Air formasi yang akan di injeksikan harus di-treatment terlebih dahulu agar tidak terjadi permasalahan pada saat proses injeksi berlangsung. Pada penelitian ini menggunakan metode Liquid Phase Eksfoliation (LPE). Bahan tambahan surfaktan yang digunakan …
Lumpur pemboran merupakan parameter yang sangat penting dalam suatu operasi pemboran dan beberapa fungsinya antara lain untuk menahan tekanan reservoir, melakukan pengangkatan cutting dan membersihkan dasar lubang bor. Rheology lumpur dan filtration loss merupakan sifat fisik yang harus dikontrol karena dapat membantu mengontrol tekanan formasi, mengetahui kemampuan lumpur dalam serpih bor pada…