Reservoir shale oil memiliki permeabilitas sangat rendah sehingga metode produksi konvensional tidak efektif dalam menghasilkan minyak secara optimal. Pada Sumur Y Lapangan A yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan, penerapan single-stage hydraulic fracturing hanya menghasilkan satu rekahan utama dengan kontak reservoir terbatas dan recovery factor sekitar 3%. Penelitian ini bertujuan untuk …
Penelitian ini dilakukan untuk melihat peningkatan perolehan gas dengan menggunakan metode multi stage hydraulic fracturing pada shale reservoir. Metode multi stage hydraulic fracturing bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi dengan membuat celah/rekahan yang pada formasi dengan permeabilitas dan porositas yang sangat rendah pada shale gas reservoir. Salah satu hal penting dalam membua…