Kegiatan pembinaan warga binaan permasyakatan ini dilakukan melaui rehabilitasi medis dan sosial terhadap narapidana narkotika. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai implementasi rehabilitasi sosial terhadap narapidana narkotika di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Pekanbaru berdasarkan pedoman dan aturan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Permasyarakatan melalui Kepututsan D…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar di Kabupaten Kampar yang belum ditangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Sosial dalam rehabilitasi sosial ODGJ terlantar serta faktor-faktor penghambatnya. Teori yang digunakan adalah teori peran Soerjono Soekanto yang terdiri dari indikator tipe nor…
Pecandu narkotika merupakan “self victimizing victims”, karena pecandu narkotika menderita sindrom ketergantungan akibat dari penyalahgunaan narkotika yang dilakukannya sendiri. Rehabilitasi terhadap pecandu narkotika adalah suatu proses pengobatan untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan, rehabilitasi terhadap pecandu narkotika juga merupakan suatu bentuk perlindungan sosial yang meng…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program rehabilitasi sosial gelandangan dan pengemis di Dinas Sosial Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya gelandangan dan pengemis di berbagai titik kota, meskipun program rehabilitasi sosial telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Penelitian…
STRATEGI PENCEGAHAN PENYALHGUNAAN TANAMAN PSIKOAKTIF TAHUN 2025 (STUDI PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA PEKANBARU) ABSTRAK Penyalahgunaan narkotika dan tanaman psikoaktif merupakan permasalahan serius yang terus berkembang di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru. Berbagai tanaman psikoaktif seperti ganja, kecubung (Datura metel), dan magic mushroom berpotensi disalahgunakan karena mengandung…
Penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri diatur dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Permasalahan ini timbul dari kesenjangan antara norma rehabilitasi bagi penyalahguna sebagaimana Pasal 54, Pasal 127 ayat (3) UU Narkotika, dan SEMA Nomor 4 Tahun 2010 dengan praktik pidana penjara di pengadilan. Penelitian ini menganalisis proses pe…
Remaja yang terlibat dalam penggunaan narkoba disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu Gambaran pola asuh orang tua dipusat rehabilitasi solid dan gemuni di Pekanbaru. Teknik sampling yang digunakan Teknik incidental sampling. Penelitian ini melibatkan 50 orang pengguna narkoba. Penelitian dilakukan di tempat rehabilit…
Masalah penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan sosial yang kompleks di Indonesia. Salah satu upaya penanganan yang dilakukan pemerintah adalah melalui program rehabilitasi bagi pecandu agar dapat pulih dan kembali menjalankan fungsi sosialnya, sehingga diperlukan model pelayanan rehabilitasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pelayanan rehabili…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi program rehabilitasi mental dan kesehatan mental peserta didik serta layanan kesehatan mental di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi kepustakaan mengenai teori dan praktik terbaik dalam rehabilitasi mental serta pengumpulan data sekunder dari laporan dan doku…
Studi ini menyelidiki bagaimana program rehabilitasi yang ditawarkan kepada korban penyalahgunaan narkoba di Yayasan Generasi Muda Bernilai (Gemuni) di Pekanbaru dilaksanakan. dengan berkonsentrasi pada metode-metode yang digunakan, masalah yang dihadapi, dan cara mengatasi kesulitan pada saat menjalankan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika. Program rehabilitasi narkotika adalah u…