Reservoir karbonat ketat umumnya memiliki permeabilitas rendah sehingga kemampuan alir fluida menuju sumur terbatas dan produktivitas sumur menurun tanpa stimulasi. Penelitian ini bertujuan mendesain kombinasi hydraulic-acid fracturing untuk mengoptimalkan geometri rekahan dan meningkatkan konduktivitas rekahan, serta mengevaluasi kinerjanya terhadap acid fracturing sebagai base case pada sumur…
Tahap tertiary recovery merupakan fase akhir produksi minyak yang melibatkan injeksi bahan kimia tambahan ke dalam air injeksi untuk meningkatkan efisiensi perolehan minyak. Berbagai metode Enhanced Oil Recovery (EOR) telah dikembangkan, seperti injeksi gas, termal, dan kimia (alkali, surfaktan, serta polimer). Salah satu inovasi penting adalah injeksi ASP (Alkali–Surfactant–Polymer), yang …
Dalam meningkatkan kebutuhan produktivitas minyak, diperlukan langkah dan perencanaan yang tepat dalam mencapai kebutuhan tersebut dengan cara penambahan sumur. Lapangan C merupakan salah satu lapangan yang perlu ditingkatkan produktivitas hidrokarbonnya dimana kondisi reservoir lapangan C memiliki karakteristik kualitas reservoir rendah sehingga salah satu cara yang akan di gunakan untuk menin…
Penurunan produksi minyak di lapangan tua Indonesia masih menjadi tantangan meskipun cadangan minyaknya besar. Salah satu solusi adalah Alkali-Surfactant-Polymer (ASP) flooding, yang mampu meningkatkan perolehan minyak melalui penurunan interfacial tension (IFT), perubahan wettability, dan peningkatan viskositas fluida pendesak. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi heterogenitas reservoir, …
Hydraulic fracturing dilakukan pada unconvensional reservoir yaitu shale gas reservoir, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti porositas dan permeabilitas yang rendah, bertujuan untuk menentukan parameter fluida yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan hydraulic fracturing, dan menentukan ratio optimum menggunakan random forest algorithm. Parameter yang diuji pada penelitian ini dian…
Dengan berjalannya waktu produksi suatu lapangan pasti megalami penurunan tekanan hal ini disebabkan oleh keadan reservoir yang dinamis, oleh karena itu pasti suatu produksi lapangan tersebut juga mengalami perubahan. maka dari itu perluh dilakukan analisis splitting produksi untuk mengetahui berapa alokasi dari masing masing lapisan, peformance reservoir,dan kinerja reservoir dimasa depan dari…
Menurunnya produksi minyak nasional sekitar 3-5% dalam satu dekade terakhir menghadirkan surfactant flooding sebagai salah satu metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) yang berperan dalam mengurangi nilai IFT, sehingga sisa minyak yang terperangkap di dalam reservoir oleh tekanan kapiler dapat terdesak menuju sumur produksi. Sebagian besar implementasi surfactant flooding berfokus pada res…
Lapangan “FM” merupakan daerah yang terletak pada Central Sumatera Basin. Salah satu sumur yaitu sumur X hanya memiliki beberapa data lab sifat fisik fluida seperti Relative volume, viskositas, FVF, Pb, dll. Data tersebut berasal dari data tahun 1992. Kurang lengkapnya data sifat fisik fluida Sumur X dari Lapangan FM, menyebabkan pengidentifikasian terhadap fluida hidrokarbon pada lapangan …
Enhanced Oil Recovery (EOR) mengacu pada proses reservoir untuk memulihkan atau memproduksi minyak yang tidak terproduksi pada proses sekunder. Proses enhanced oil recovery menargetkan minyak yang tersisa didalam reservoir. EOR fokus pada sistem batuan, minyak, injeksi dan pada interaksi tekanan kapiler dan viskositas. Metode ASP melibatkan injeksi larutan Surfactant, alkali, dan polymer ke dal…
Efesiensi produksi minyak telah menjadi prioritas di atas perusahaan minyak dalam beberapa tahun terakhir, karena secara signifikan dapat meningkatkan investasi ekonomi. Dalam hal ini, minat besar telah ditujukan untuk pengembangan dan penerapan berbagai metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Usulan metode EOR oleh beberapa peneliti sebelumnya yang dianggap mampu untuk meningkatkan produktivitas …