Flexing di media sosial sering direduksi sebagai perilaku narsistik dan konsumtif, sehingga mengabaikan kompleksitas komunikatif, kultural, dan etisnya. Kajian sebelumnya didominasi pendekatan psikologis dan konsumerisme, sementara analisis sebagai praktik komunikatif yang bergantung pada konteks etika, budaya, dan agama masih terbatas. Penelitian ini merekonstruksi makna flexing melalui integr…
Self-presentation di media sosial merupakan salah satu perilaku sosial yang umum dilakukan oleh mahasiswa, karena kemampuan ini berperan langsung dalam bagaimana mahasiswa mengontrol, membentuk, dan mengelola kesan yang ditampilkan kepada orang lain di lingkungan digital. Dalam konteks media sosial, tingkat self-esteem seseorang menentukan bagaimana ia memilih strategi dalam menampilkan dirinya…
Digital well-being merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan individu di era modern, khususnya pada Generasi Z yang memiliki intensitas tinggi dalam penggunaan media sosial. Dalam konteks ini, kemampuan individu dalam online self-presentation menjadi salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan tingkat digital well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara onli…