Tanah lempung memiliki sifat begitu keras dalam kondisi kering dan akan bersifat plastis pada kondisi kadar air sedang, namun saat kadar air tinggi, tanah lempung bersifat lengket (kohesif) dan begitu lunak, sehingga volumenya mengalami perubahan yang besar karena pengaruh air tersebut dan hal ini membuat tanah mengalami pengembangan dan penyusutan dalam waktu yang relatif cepat. Penelitian ini…
Indonesia sebagai salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia menghasilkan limbah industri berupa Spent Bleaching Earth (SBE) dari proses pemurnian minyak. Tingginya produksi minyak kelapa sawit menyebabkan jumlah limbah SBE yang dihasilkan juga meningkat, sehingga diperlukan upaya pemanfaatan limbah tersebut sebagai bahan alternatif yang bernilai guna. Spent Bleaching Earth (SBE)…
Spent Bleaching Earth (SBE) merupakan limbah padat hasil proses pemurnian (refining) minyak kelapa sawit, yang dihasilkan selama tahap bleaching untuk menyerap pigmen, kotoran, dan zat pengotor lainnya menggunakan tanah liat aktif. Di Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia, industri ini menghasilkan jutaan ton SBE setiap tahun, yang kaya kandungan silika, alumina, dan minyak ter…
Tanah gambut memiliki sifat fisik dan mekanis yang kurang mendukung untuk konstruksi karena kadar air dan kandungan organik yang tinggi, kuat tekan rendah, serta daya dukung kecil. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan tanah melalui metode stabilisasi. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan bahan tambah berupa limbah industri dan material ringan, seperti Spent Bleac…
Tanah merupakan komponen paling penting dalam pekerjaan konstruksi. Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang sering dijumpai dalam proyek konstruksi, namun memiliki karakteristik yang kurang menguntungkan seperti daya dukung rendah, sifat mengembang dan menyusut yang tinggi, serta stabilitas yang buruk ketika terkena air. Hal ini menyebabkan tanah lempung seringkali tidak memenuhi pe…
Tanah gambut memiliki karakteristik teknis yang buruk, seperti kadar air tinggi dan daya dukung rendah, sehingga memerlukan stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penundaan waktu pencampuran DIFA Soil Stabilizer (DSS) dengan variasi kadar 1%, 1,5%, dan 2% terhadap nilai kuat tekan bebas (UCS) dan modulus elastisitas (E50) pada tanah gambut yang telah distabilisasi den…
PENGARUH CAMPURAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT DAN SEMEN SEBAGAI BAHAN STABILISASI TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS TANAH GAMBUT Ikhsan Maulana Lubis 203110535 Tanah gambut kurang baik jika dijadikan sebagai tanah dasar (subgrade), sehingga diperlukan perlakuan khusus untuk meningkatkan stabilitas dan kapasitas daya dukung tanah gambut yaitu dengan cara stabilisasi. Labuh Baru Barat, Kota Pekanbaru…
Tanah gambut dikategorikan kedalam tanah lunak dengan sudut geser dalam yang sangat kecil dan hampir tidak memiliki kohesi, sehingga kapasitas dukungnya sangat rendah. Apabila kemampuan kapasitas daya dukung tanah lebih kecil dari beban konstruksi yang harus ditahannya maka akan mengakibatkan terjadinya kegagalan terhadap kuat dukung. Salah satu cara untuk memperbaiki kondisi tanah gambut adala…
Tanah merupakan dasar dari suatu struktur atau konstruksi baik itu bangunan maupun konstruksi jalan. Untuk megurangi tingginya biaya perbaikan tanah dilakukan pengujian stabilitas tanah dengan menambahkan limbah ampas tebu yang telah di olah menjadi serbuk. Limbah ampas tebu adalah bahan atau material sisa dari tebu yang sudah hancur. Jenis penelitian ini bersifat experimental dengan melakukan …
Tanah lempung termasuk jenis tanah yang bersifat kohesif, plastis dan memiliki kuat dukung yang sangat rendah. Sebab tanah lempung mempunyai kembang susut yang tinggi. Sehingga saat musim kemarau tanah akan mengalami penyusutan, namun saat musim penghujan tanah akan mengalami pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai CBR tanah lempung dari Jalan Lingkar Danau Buatan Kec. Rum…