Perencanaan Produksi Usaha Agroindustri Berbasis Ikan Di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru Provinsi Riau (Kasus : Usaha Sedap Bakat)
Usaha sedap bakat memiliki tujuan utama yaitu memaksimalkan keuntungan, namun untuk mencapai objektif tersebut, usaha ini dihadapkan dengan berbagai kendala/keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Karakteristik pelaku usaha dan profil usaha agroindustri olahan ikan, 2) Penggunaaan sumberdaya pada Usaha Agroindustri, 3) Kombinasi produk olahan abon lele, salai lele, salai patin, dan salai motan yang menghasilkan keuntungan optimal, 4) Pengaruh perubahaan penggunaaan sumberdaya dan koefisian fungsi tujuan terhadap kondisi yang optimal, 5) Merekomendasikan rencana produksi yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kasus bertempat di Usaha Sedap Bakat. Responden dipilih secara sengaja (purposive sampling). Penelitian ini dilakukan selama enam bulan dan data dianalisis menggunakan pendekatan model Linear Progamming dengan software LINDO. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Umur pengusaha (46 tahun), lama pendidikan 16 tahun (S1), pengalaman berusaha 12 tahun dan jumlah tanggungan sebanyak 4 jiwa. Usaha sedap bakat berdiri sejak tahun 2010 dengan skala usaha industri kecil, dan milik perorangan, modal usaha berasal dari pinjaman bank dan tenaga kerja yang digunakan berasal dari tenaga kerja dalam keluarga, 2) Bahan baku yang digunakan dalam satu kali proses produksi yaitu 10 kg ikan lele menghasilkan 2 kg produk abon lele dengan tenaga kerja 0,32 HOK, 200 kg ikan lele menghasilkan 50 kg salai lele dengan tenaga kerja 7.70 HOK, 30 kg salai patin setengah jadi dengan tenaga kerja 1.93 HOK, dan 10 kg salai motan setengah jadi dengan tenaga kerja 1.04 HOK, 3) Produksi optimal dapat dihasilkan dengan memproduksi abon lele sebanyak 55 pcs, salai lele sebanyak 225 pcs, salai patin sebanyak 155 pcs, dan salai motan sebanyak 82 pcs. Dengan keuntungan optimal sebesar Rp. 5.730.017, secara aktual hanya sebesar Rp. 5.197.187 sehingga selisih yang diperoleh sebesar Rp.532.830/proses produksi. 4) Hasil Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa apabila Usaha Sedap Bakat meningkatkan keuntungan melebihi batas keuntungan yaitu sebesar Rp. 4.756 salai lele akan menyebabkan harga jual salai lele yang tinggi sehingga permintaan produk akan berkurang, begitu juga untuk abon lele, salai patin, dan salai motan. Sementara untuk batasan penurunan keuntungan pada masing-masing produk jika lebih kecil dari batas keuntungan maka akan menyebabkan kerugian. 5) Untuk mendapatkan keuntungan optimal maka harus memproduksi se
No other version available