Text
Dampak Harga Beras Dunia, PDB, Nilai Tukar, Produksi dan Konsumsi Terhadap Impor Beras Indonesia
Beras merupakan produk yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ketersediaan beras yang cukup merupakan salah satu tugas pokok pemerintah sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dimana pasal 12 aat 2 menyatakan bahwa, “ketersediaan pangan termasuk bersa merupakan tenggung jawab pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan : (1) Perkembangan harga beras impor, PDB, nilai tukar, produksi dan konsumsi. (2) F aktor-faktor yang mempengaruhi impor beras Indonesia. (3) Dampak harga beras impor, PDB, nilai tukar, produksi dan konsumsi terhadap impor beras Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di Indonesia dari bulan Juli 2022 hingga November 2022 yang meliputi kegiatan penyusunan proposal, pengumpulan data, pentabulasian data, analisis data dan penulisan laporan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dari publikasi resmi institusi yang berhubungan dengan penelitian ini. Jenis sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data runtut waktu selama 32 (tiga puluh dua) tahun dari 1990 hingga 2022. Data sekunder yang berasal dari beberapa literatur publikasi dari lembaga yang ada. Selama periode tahun 1990-2021 perkembanga harga beras impor meningkat sebesar 3,45% , perkembangan PDB mengalami peningkatan sebesar 15,21%, perkembangan nilai tukar mengalami peningkatan sebesar 8,54%, perkembangan produksi mengalami peningkatan sebesar 0,82% dan perkembangan konsumsi mengalami peningkatan sebesar 1,02%. Selama periode 1990-2021, variable produksi berpengaruh negatif dan signifikan secara simultan dan parsial terhadap impor beras Indonesia dan variable konsumsi berpengaruh positif dan signifikan secara simultan dan parsial terhadap impor beras Indonesia. sedangkan variable harga beras impor, PDB dan nilai tukar berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap impor beras Indonesia. elama Periode 1990-2021, peningkatan produksi 10% menyebabkan penurunan impor beras sebesar 0,15%. Peningkatan harga sebesar 5% meningkatkan impor sebesar 4,98%, peningkatkan PDB sebesar 16% meningkatkan impor sebesar 0,01% peningkatan nilai tukar 20% meningkatkan impor sebesar 0,0028%, peningkatan konsumsi 2% meningkatkan impor sebesar 0,07%. Peningkatan keseluruhan variabel meningkatkan impor beras sebesar 4,93%
No other version available