Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami permasalahan psikologis seperti stres, cemas, dan depresi berlebihan. Hal ini berhubungan dengan banyaknya faktor seperti tuntutan akademik, persiapan memasuki dunia kerja, dan krisis seperempat abad kehidupan (Quarter Life Crisis). Individu yang mengalami QLC mereka cenderung meragukan diri mereka sendiri, merasa tidak berdaya, stres, emosi yang tidak s…
MUSIK NASYID SEBAGAI MEDIA DAKWAH PADA KOMUNITAS RELAWAN MUDA DI KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU ABSTRAK Penelitian ini berjudul Musik Nasyid Sebagai Media Dakwah Melalui Youtube Pada Komunitas Relawan di Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana musik nasyid Sebagai media dakwah melalui youtube pada komunitas relawan di Kota Pekanbaru Provinsi Riau. …
Kebahagiaan erat kaitannya dengan emosi positif, tetapi manusia tidak selalu merasakan emosi positif setiap saat. Sejumlah kejadian dapat dipersepsikan atau dirasakan sebagai sesuatu yang negatif, sehingga dapat menurunkan kebahagiaan. Penelitian ini bertujuan meninjau kebahagiaan yang dirasakan oleh mahasiswa semester V di Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan p…
PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGIS DAN FAKTOR SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO BUKU ZANAFA MTC.GIANT Oleh : DELVI RAMITHA DEWI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Faktor Psikologis dan Faktor Sosial terhadap keputusan pembelian pada toko buku Zanafa MTC.Giant Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode secara deskriptif dan ku…
Resiliensi akademik adalah kemampuan siswa untuk bertahan pada kondisi yang sulit, bangkit kembali dari keterpurukan, mengatasi kesulitan, dan beradaptasi secara positif terhadap tekanan dan tuntutan akademik. Resiliensi akademik erat kaitannya dengan sikap yang dimiliki oleh seorang mahasiswa, yakni mahasiswa sangat penting dalam memiliki resiliensi akademik yang tinggi jika ingin menjadi maha…
Pandangan umum masyarakat terhadap lembaga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah bahwa lulusannya memiliki keterampilan yang memadai dan mampu bekerja sesuai dengan bidang keahliannya. Tenaga kerja lulusan SMK dapat ditemukan di berbagai tempat usaha, mulai dari usaha kecil dan menengah hingga industri berskala besar. Kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang…