Perkebunan kelapa sawit di Indonesia berkembang pesat dengan luas mencapai 16,8 juta hektare pada tahun 2023, dimana Provinsi Riau menjadi wilayah terluas dengan sekitar 3,4 juta hektare. Produksi tandan buah segar pada tahun 2022 mencapai ±50 juta ton, yang menghasilkan limbah abu cangkang kelapa sawit dalam jumlah besar, sekitar 11–13,4 juta ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui k…
Tanah gambut memiliki sifat fisik dan mekanis yang kurang mendukung untuk konstruksi karena kadar air dan kandungan organik yang tinggi, kuat tekan rendah, serta daya dukung kecil. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan tanah melalui metode stabilisasi. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan bahan tambah berupa limbah industri dan material ringan, seperti Spent Bleac…
Tanah lempung yang digunakan sebagai tanah dasar konstruksi memiliki beberapa kelemahan, antara lain daya dukung yang rendah serta sifat kembang–susut yang tinggi akibat perubahan kadar air. Kondisi ini berpotensi menimbulkan penurunan yang tidak seragam dan kerusakan struktur, terutama di wilayah yang didominasi tanah lempung seperti ruas Jalan Abdul Rahman Hamid, Kecamatan Tenayan Raya, yan…
Tanah merupakan komponen paling penting dalam pekerjaan konstruksi. Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang sering dijumpai dalam proyek konstruksi, namun memiliki karakteristik yang kurang menguntungkan seperti daya dukung rendah, sifat mengembang dan menyusut yang tinggi, serta stabilitas yang buruk ketika terkena air. Hal ini menyebabkan tanah lempung seringkali tidak memenuhi pe…
PENGARUH CAMPURAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT DAN SEMEN SEBAGAI BAHAN STABILISASI TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS TANAH GAMBUT Ikhsan Maulana Lubis 203110535 Tanah gambut kurang baik jika dijadikan sebagai tanah dasar (subgrade), sehingga diperlukan perlakuan khusus untuk meningkatkan stabilitas dan kapasitas daya dukung tanah gambut yaitu dengan cara stabilisasi. Labuh Baru Barat, Kota Pekanbaru…
Kota Tanjung pinang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, pada umum bahwa jenis tanah yang ada di Kota Tanjung pinang adalah Baouksit, Koral, Pasir Berlanau. Jika dilihat dari nilai CBR cukup baik berkisar antara 8% sampai dengan 10%. Namun demikian dalam pelaksanaan pembangunan perkerasan jalan selalu ditemukan adanya kondisi tanah yang memiliki nilai Indeks Plastisitas cukup besar sehingga dal…
Tanah lempung merupakan salah satu tanah dasar yang dianggap buruk untuk pekerjaan konstruksi. Tanah lempung sangat rentan terhadap perubahan kadar air dan sering mengalami ketidakstabilan dalam mendukung beban diatasnya. Oleh karena itu, dilakukan upaya perbaikan tanah lempung menggunakan metode stabilisasi dengan campuran abu fiber kelapa sawit dan serbuk cangkang telur. Untuk campuran abu fi…
Stabilisasi tanah adalah proses untuk memperbaiki tanah dasar dengan menambahkan material lain atau secara mekanis untuk memenuhi persyaratan kekuatan dan durability tanah untuk pekerjaan jalan, (PUPR, 2010). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik tanah asli, nilai kepadatan tanah setelah distabilisasi, nilai UCS tanah setelah distabilisasi, dan pengaruh rendaman terhadap nilai…
Kota Tanjungpinang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, memiliki jenis tanah koral dan kelanauan atau kelempungan, namun dalam pelaksanaannya terdapat satu titik lokasi sepanjang 50 meter dimana subgrade tidak mencapai kepadatan standar minimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai kepadatan tanah berupa nilai berat isi kering tanah maksimum dan nilai kuat tekan bebas yang diperoleh…
Pembangunan infrastruktur memegang peran terpenting demi mendorong pertumbuhan perekonomian baik ditingkat nasional ataupun daerah, yakni dengan membangun jalan raya. Pembangunan jalan raya yang tidak tepat mengakibatkan rusaknya konstruksi jalan serta menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan. Penyebab rusaknya jalan salah satunya yakni ketidakstabilan daya dukung lapisan tanah dasar, dimana su…