Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi emosi pada guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Pekanbaru. Regulasi emosi merupakan kemampuan penting bagi guru dalam mengelola, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara adaptif dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang kompleks, khususnya dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif ku…
Dalam menjalankan perannya sebagai tenaga pendidik, guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dihadapkan pada berbagai tuntutan kerja yang kompleks karena karakteristik peserta didik yang beragam dan memerlukan penanganan khusus. Kondisi tersebut menuntut kemampuan regulasi emosi yang baik agar guru dapat melaksanakan tugas secara optimal serta meminimalkan stres kerja. Penelitian ini merupakan penelitian …
Pendidikan khusus memiliki peran strategis dalam menjamin hak pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan guru ABK dituntut untuk terus hadir secara empatik, mengelola perilaku kompleks siswa, sekaligus memenuhi kewajiban administratif dalam kondisi yang sering kali tidak ideal. Kondisi ini menempatkan guru ABK pada risiko kelelahan emosional yang berdampak sistemik terhadap kualitas lay…
Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) menghadapi tantangan berat dalam mendidik anak berkebutuhan khusus (ABK), seperti tekanan emosional, keterbatasan sarana, dan tuntutan profesional yang tinggi. Hal ini dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis (psychological well-being) guru. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi psychological well-being pada guru pendidikan luar biasa di SLB X Kota…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketangguhan dengan kesejahteraan psikologis pada guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Pekanbaru. Kesejahteraan psikologis adalah kondisi di mana individu mampu menerima diri, menjalin hubungan positif, memiliki otonomi, menguasai lingkungan, memiliki tujuan hidup, dan mengalami pertumbuhan pribadi (Ryff, 1989). Ketangguhan didefinisikan…