Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam buku cerita anak dwibahasa Provinsi Riau berbasis budaya Melayu Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui metode analisis isi. Sumber data berupa sepuluh buku cerita anak dwibahasa terbitan Provinsi Riau. Data berupa kutipan teks yang memuat nilai karakter di…
Viktimisasi Terhadap Korban Pencabulan Dan Persetubuhan Anak Dibawah Umur (Studi Kasus Polsek Tanjung Raya Kabupaten Agam Sumatra Barat) ABSTRAC HADRI SURYA NUGRAHA Tujuan dari penelitian ini yang pertema untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya persetubuhan terhadap anak di Ampuh Jorong Labuai Nagari Sungai Sebatang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat. K…
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR PADA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT ABSTRAK NADIA PRATIWI 197310140 penanganan dan pembinaan pada anak terlantar yang ada pada Kabupaten Lima Puluh Kota ini di limpahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, dapat dilihat bahwa masalah tersebut bukan hal yang mudah. Masalah yang dihadapi Dinas Sosial terkait dengan…
Penyalahgunaan narkotika di kalangan anak di bawah umur merupakan permasalahan serius yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga pada aspek sosial dan masa depan anak sebagai generasi bangsa. Anak salah satu kelompok yang rentan terhadap pengaruh lingkungan yang bersifat negatif, termasuk dalam penyalahgunaan narkotika. Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian khusus dari berbag…
Penyalahgunaan narkotika oleh anak yang berkonflik dengan hukum menimbulkan persoalan hukum terkait efektivitas pelaksanaan program pembinaan dalam sistem pemasyarakatan anak. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) bertujuan membina dan merehabilitasi anak agar tidak mengulangi tindak pidana. Namun, data residivisme di LPKA Klas II Pekanbaru tahun 2022–2025 menunjukkan adanya kecenderungan peni…
Perkawinan merupakan institusi yang diatur secara tegas dalam hukum nasional Indonesia dengan tujuan mewujudkan keluarga yang bahagia, sejahtera, dan berkeadilan. Namun dalam praktiknya, masih banyak terjadi perkawinan anak di bawah umur, terutama yang disebabkan oleh kehamilan di luar nikah. Fenomena ini tidak hanya bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan yang …
Anak merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya sehingga wajib mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, termasuk tindak pidana pencabulan. Dalam beberapa tahun terakhir, tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur menunjukkan peningkatan yang signifikan dan menjadi perhatian serius masyarakat serta aparat penegak huk…
Tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak merupakan permasalahan hukum yang memerlukan penanganan khusus karena anak memiliki kondisi psikologis dan sosial yang berbeda dengan orang dewasa. Dalam sistem hukum di Indonesia, anak yang berkonflik dengan hukum wajib mendapatkan perlindungan hukum melalui penerapan Sistem Peradilan Pidana Anak yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi an…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena perceraian yang berdampak serius terhadap pemenuhan hak-hak anak sebagai pihak yang pa- ling rentan dirugikan. Secara normatif, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 telah menjamin perlindungan hak anak meskipun perkawinan orang tua telah ber- akhir. Namun, dalam realitasnya sering terjadi kesenjangan (gap) antara aturan hukum yang ideal (d…
Hukum di Indonesia berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945 yang menganut sistem hukum campuran meliputi hukum perdata, hukum adat, dan hukum Islam dalam mengatur kehidupan bermasyarakat termasuk aspek perkawinan. Salah satu syarat pentingnya adalah batas usia minimal 19 tahun bagi calon mempelai sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 guna menjamin kesiapan fisik, mental, dan so…