Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Humas Universitas Islam Riau mengelola komunikasi krisis dalam menghadapi isu kekerasan seksual melalui media massa siber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas berperan sebagai pihak utama yang…
Kekerasan didunia pendidikan di defenisikan sebagai sikap yang agresif perilaku yang melebihi kapasitas kewenangan dan tentunya akan menimbulkan pelanggaran hak bagi korban. Salah satunya masih adanya budaya senioritas yang menjadi salah satu penyebab rendahnya kepercayaan diri para siswa. Adanya budaya senioritas di lingkungan sekolah berdampak negatif terhadap anak. Dimana hal ini akan mempen…
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sangat terkait dengan isu gender dan diskriminasi terhadap perempuan, sehingga korban utamanya sering kali adalah perempuan (istri). Bentuk KDRT mencakup kekerasan fisik, psikis, seksual, serta penentaran ekonomi rumah tangga. Kasus Maraknya KDRT menuntut aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk menerapkan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku…
Penelitian ini membahas mengenai pembuktian tindak pidana dengan sengaja melakukan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan berdasarkan Putusan Nomor 33/Pid.Sus/2025/PN Plw. Tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang menimbulkan dampak besar terhadap kondisi psikologis serta masa depan korban. Dalam praktik peradilan pidana, proses pembuktian terhadap tin…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Selama ini proses peradilan lebih berfokus pada pemidanaan pelaku, sementara pemulihan kerugian korban sering kali belum memperoleh perhatian yang optimal. Padahal, dalam Pasal 98 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) telah diatur mekanisme penggabun…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis aksesibilitas layanan Aplikasi SAPA 129 dalam pengaduan kekerasan pada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif secara bertahap. Data kuantitatif diperoleh …
Femisida merupakan bentuk kekerasan berbasis gender yang paling ekstrem, yaitu pembunuhan terhadap perempuan karena identitas gendernya. Fenomena ini berkaitan erat dengan ketimpangan relasi kuasa, budaya patriarki, serta lemahnya perlindungan terhadap perempuan. Di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru, kasus kekerasan terhadap perempuan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, meskipun data spe…
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan framing pemberitaan kasus Grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’ pada media online Kompas.com dan TVOneNews.com. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman, yang meliputi empat perangkat utama, yaitu define problem, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. D…
Kekerasan fisik di sekolah masih marak di Indonesia dengan lebih dari 1.900 kasus kekerasan anak (DPPA DKI Jakarta 2025). Lembaga Perlindungan Anak Pusat (LPA Pusat) menjadi lembaga khusus yang menjalankan peran sebagai fasilitator, konselor dan mediator dalam urusan penanganan berbagai kasus anak termasuk kekerasan fisik di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif d…
Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif bentuk, faktor penyebab, dan dampak kekerasan berbasis gender (GBV) terhadap perempuan pengungsi Rohingya di Kota Pekanbaru, Riau, sebagai negara transit non-ratifikasi Konvensi Pengungsi 1951. Studi ini mengisi kesenjangan literatur yang minim mendokumentasikan GBV pada konteks pengungsian urban Indonesia, khususnya dinamika norma patri…