Anak autisme memiliki gangguan dalam tiga aspek utama yaitu perilaku, interaksi sosial, komunikasi dan bahasa. Anak autis mememerlukan pendampingan yang khusus dan guru memiliki peran dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak atisme di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam perkembangan sosial emosional anak autisme di TK Inklusi dan pelaksanaan p…
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya persoalan pada kecerdasan emosional peserta didik di SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru. Kecerdasan emosional merupakan fondasi dalam mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta menghadapi tantangan kehidupan. Di era globalisasi, kecerdasan emosional semakin terdesak oleh pengaruh negatif, sehingga upaya guru Pendidikan Agama Islam menjadi s…
Kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk dikembangkan sejak dini karena menjadi dasar bagi anak dalam berinteraksi, bekerja sama, mengendalikan emosi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di TK Numbing Jaya Kabupaten Bin…
Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, mengendalikan, dan mengelola emosi diri sendiri maupun memahami emosi orang lain, sehingga individu mampu merespons berbagai situasi secara tepat dan membangun hubungan sosial yang positif. Kecerdasan emosional menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan siswa karena berkaitan dengan kemampuan menghadapi berbag…
Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah inklusi. Keberhasilan tersebut sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola emosi serta keyakinannya terhadap kemampuan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan efikasi diri guru dalam memberikan pembelajaran kepada anak berkebutuhan khusus di sekola…
Penilaian regulasi emosi pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) memerlukan informasi dari lebih dari satu informan karena perilaku emosional anak dapat bervariasi sesuai dengan konteks lingkungan tempat anak berinteraksi. Perbedaan konteks tersebut memungkinkan munculnya perbedaan penilaian antara orang tua dan guru terhadap regulasi emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan career adaptability pada siswa SMK di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan ? = 310 siswa kelas XI dan XII SMK. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala regulasi emosi dan skala career adaptability, yang diadaptasi dari…
Regulasi emosi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki remaja untuk mengelola, memahami, dan mengekspresikan emosi secara adaptif dalam menghadapi berbagai tuntutan perkembangan. Kemampuan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial, salah satunya dukungan keluarga. Namun, pengaruh dukungan keluarga terhadap regulasi emosi diduga tidak terjadi secara langsung, melainkan melalui dukunga…
Mahasiswa berada pada tahap dewasa awal yang dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik, sosial, dan perkembangan diri yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis. Kecerdasan emosional merupakan salah satu kemampuan yang dapat membantu mahasiswa dalam mengenali, memahami, menggunakan, dan mengelola emosi secara efektif ketika menghadapi berbagai tuntutan tersebut. Penelitian ini bertujuan u…
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika penyesuaian diri pada ibu yang memiliki anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) serta faktor- faktor yang memengaruhi proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus menggunakan wawancara dan observasi yang melibatkan tiga orang ibu yang memiliki anak berusia 3–6 tahun dengan diagnosis ASD dan menjalan…