Impulsivitas merupakan kecenderungan bertindak cepat tanpa mempertimbangkan konsekuensi dan berkaitan dengan perilaku menyimpang pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan impulsivitas pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Abiseka Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang diperkaya dengan wawancara kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 12 pe…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja pengguna TikTok di SMP X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 115 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Fear of Missing Out (FoMO) dan skala regulasi emosi yang telah memenuhi u…
Dalam menjalankan perannya sebagai tenaga pendidik, guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dihadapkan pada berbagai tuntutan kerja yang kompleks karena karakteristik peserta didik yang beragam dan memerlukan penanganan khusus. Kondisi tersebut menuntut kemampuan regulasi emosi yang baik agar guru dapat melaksanakan tugas secara optimal serta meminimalkan stres kerja. Penelitian ini merupakan penelitian …
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN REGULASI DIRI DALAM BELAJAR PADA SISWA DI SEKOLAH RAKYAT SALSABILA HENDRIKO 228110061 Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau ABSTRAK Regulasi diri dalam belajar merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan belajar siswa, karena kemampuan ini berperan langsung dalam bagaimana siswa mengatur, mengarahkan, dan mempertahankan proses …
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi regulasi diri pada mahasiswa perokok di Universitas Islam Riau dalam mengelola kebiasaan merokok di tengah tekanan akademik dan lingkungan sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti memotret bagaimana individu mengatur dorongan internal mereka di tengah lingkungan pertemanan yang permisif terhadap rokok. Partisipasi dalam s…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dengan regulasi emosi pada dewasa awal. Fatherless dalam penelitian ini dipahami sebagai rendahnya keterlibatan ayah dalam kehidupan individu yang diukur melalui aspek dukungan emosional, perhatian, serta keterlibatan dalam aktivitas anak. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, serta mengelola e…
Perilaku agresif mengemudi pada remaja menjadi salah satu permasalahan keselamatan lalu lintas yang perlu mendapat perhatian, khususnya di Kota Pekanbaru yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Perilaku ini ditandai dengan tindakan berkendara yang dipengaruhi oleh emosi negatif, seperti marah, frustrasi, dan ketidaksabaran, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena…
Penelitian ini mengkaji peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mengatur senjata otonom berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam perang RusiaUkraina, yang telah berlangsung sejak 2014 dan semakin memanas pada 2022. Isu utamanya adalah peran PBB yang kurang optimal dalam menegakkan regulasi tersebut di tengah konflik yang secara langsung menggambarkan penggunaan teknologi ini secara masif dala…
Remaja merupakan kelompok dengan tingkat penetrasi internet tertinggi di Indonesia, yang menjadikan mereka lebih rentan terpapar berbagai risiko dunia maya, termasuk cyberbullying. Salah satu faktor utama cyberbullying adalah regulasi emosi yang rendah. Remaja dengan regulasi emosi buruk lebih rentan melakukan tindakan cyberbullying, sementara regulasi emosi yang baik membantu mereka mengontrol…
Remaja dari keluarga single parent kerap menghadapi berbagai tekanan emosional yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam mengatur emosi secara adaptif. Mindfulness, sebagai kemampuan untuk hadir secara sadar pada momen kini tanpa menghakimi, diyakini dapat meningkatkan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mindfulness terhadap regulasi emosi pada remaja yang ber…